Buah kelapa tua segar bahan dasar membuat minyak kelapa murni VCO yang sehat. Foto: aceh1986.blogspot.com
Minyak kelapa (coconut oil) dikenal memiliki segudang manfaat, baik untuk kesehatan tubuh maupun kecantikan. Selain menjadi alternatif minyak goreng yang lebih sehat, kandungan asam lemak di dalam minyak kelapa diyakini mampu memberikan dampak positif, mulai dari membantu membakar lemak tubuh hingga menurunkan risiko penyakit jantung.
Meski popularitasnya sempat kalah saing dari minyak kelapa sawit sebagai bahan utama menggoreng, kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat mulai mengembalikan tren penggunaan minyak kelapa.
Di Indonesia sendiri, pohon kelapa tumbuh subur di berbagai wilayah, sehingga ketersediaannya sangat melimpah. Menariknya, Anda tidak harus selalu membeli minyak kelapa pabrikan di pasaran. Anda bisa membuat minyak kelapa murni di rumah dengan kualitas yang lebih terjamin.
Secara umum, minyak kelapa dibuat dengan cara mengekstrak daging kelapa kering (kopra) maupun kelapa segar melalui metode basah atau kering. Berikut adalah panduan lengkapnya.
Persiapan Alat dan Bahan
Sebelum memulai, pastikan Anda telah menyiapkan peralatan dan bahan-bahan dasar berikut ini:
- Buah kelapa tua yang masih segar
- Air matang secukupnya
- Saringan kain yang rapat
- Parutan kelapa atau blender
- Wadah atau botol kaca bersih bertutup rapat untuk menyimpan minyak
Ada 5 Pilihan Cara Membuat Minyak Kelapa
1. Metode Fermentasi (Tanpa Pemanasan)
Cara ini sangat cocok jika Anda hanya membutuhkan Virgin Coconut Oil (VCO) dalam skala kecil untuk kebutuhan pribadi.
- Pilih buah kelapa yang matang dan segar
- Parut daging buah kelapa tersebut
- Campurkan parutan kelapa dengan air matang secukupnya, lalu peras untuk mengambil santannya
- Tuangkan santan ke dalam wadah bening
- Diamkan selama 24 jam pada suhu ruang (idealnya sekitar 32°C)
- Selama proses pendiaman, air dan minyak kelapa akan terpisah secara alami
- Saring bagian minyak yang berwarna putih bening atau pucat, dan pisahkan dari sisa airnya
2. Metode Pemanasan Murni
Ini adalah cara tradisional yang paling umum digunakan untuk menghasilkan minyak kelapa yang wangi.
- Kupas buah kelapa dan ambil bagian dagingnya, lalu parut
- Campurkan parutan dengan air matang, lalu peras kuat-kuat hingga menghasilkan santan kental
- Siapkan wajan atau penggorengan bersih, nyalakan kompor dengan api kecil
- Tuangkan air santan ke dalam wajan
- Aduk secara perlahan dan terus-menerus. Proses ini bertujuan agar kandungan air pada santan menguap, menyisakan minyak dan ampas kelapa (blendo)
- Jika minyak bening sudah terbentuk sempurna dan terpisah dari ampas, matikan api lalu tuangkan minyak ke wadah yang telah disiapkan
3. Metode Perebusan (Menggunakan Blender)
- Tuang 4 gelas air ke dalam panci, panaskan hingga beruap
- Siapkan parutan kelapa tua, lalu campurkan ke dalam air panas tersebut
- Pindahkan campuran ke dalam blender dan haluskan
- Saring hasil blender menggunakan saringan kain rapat untuk mendapatkan santan yang banyak dan kental
- Rebus santan tersebut menggunakan api bersuhu tinggi
- Aduk terus-menerus (sekitar 1 jam) hingga santan mendidih dan krim kelapa yang berubah warna menjadi kecokelatan terpisah dari minyaknya
4. Metode Minyak Goreng Kelapa Tradisional
- Belah kelapa segar, pisahkan dan simpan air kelapanya di dalam wadah
- Cuci bersih daging buah kelapa, kemudian parut
- Campurkan parutan kelapa bukan dengan air biasa, melainkan dengan air kelapa yang tadi disisihkan
- Uleni campuran tersebut secara merata dan peras untuk menghasilkan santan
- Panaskan santan di atas wajan sambil terus diaduk
- Berhentilah mengaduk ketika minyak sudah terpisah dari ampas (blendo) dan ampas mulai berwarna kekuningan
- Tunggu hingga dingin, lalu saring untuk memperoleh minyak goreng kelapa yang bersih dan jernih
5. Metode Spontan (Inovasi FMIPA UGM)
Metode ekstraksi otomatis ini diperkenalkan oleh dosen FMIPA 【entity-Universitas Gadjah Mada¦canonical_name=Universitas Gadjah Mada】 (UGM) untuk menghasilkan VCO yang jernih, encer, harum, dan kaya protein tanpa proses pemanasan.
- Gunakan kelapa yang sudah sangat tua dan mengering langsung di pohonnya agar mengalami fermentasi alami di dalam cangkang
- Parut daging kelapa dan peras menjadi santan
- Diamkan santan di wadah bening. Santan akan terbagi menjadi dua bagian: krim santan (kanil) di bagian atas, dan air di bagian bawah
- Ambil bagian krim santan saja, biarkan krim tersebut terfermentasi hingga pecah dengan sendirinya
- Akan terbentuk 3 lapisan baru: air, minyak kelapa, dan protein kelapa. Buang lapisan air perlahan hingga hanya tersisa minyak dan protein kelapa murni
Sebagai gambaran, satu butir kelapa asal Jawa dapat menghasilkan ekstrak VCO maksimal 125 ml, sementara kelapa asal Sulawesi bisa menghasilkan hingga 200 ml. Dengan metode UGM ini, VCO bisa awet hingga 3 tahun tanpa bau tengik, meskipun wadahnya sering dibuka-tutup.
Cara Menyimpan Minyak Kelapa Murni Agar Tidak Tengik
Minyak kelapa rumahan (homemade) umumnya memiliki usia simpan yang lebih pendek karena tidak menggunakan bahan pengawet.
- Gunakan Wadah Kedap Udara: Simpan minyak kelapa di dalam botol kaca bersih yang tertutup rapat
- Simpan di Lemari Es (Kulkas): Suhu dingin akan memperpanjang masa simpan minyak kelapa buatan sendiri
- Cairkan Sesuai Kebutuhan: Saat hendak digunakan, ambil minyak kelapa beku dari kulkas secukupnya menggunakan sendok bersih. Diamkan di suhu ruang hingga mencair, sementara botol utama langsung dikembalikan ke dalam lemari es
Dengan memilih salah satu dari kelima metode di atas, Anda kini bisa memproduksi minyak kelapa murni (VCO) ataupun minyak goreng sehat yang terjamin kebersihan dan nutrisinya untuk seluruh anggota keluarga.
Sumber: Tips Membuat Minyak Kelapa - Koleksi aceh1986.blogspot.com | Label: Tips Sehat