Tragedi Simpang KKA 3 Mei 1999: Kronologi, Bukti Video Peluru Tempur, dan Pencarian Keadilan

Tragedi Simpang KKA 3 Mei 1999 bukti video peluru tempur

TRAGEDI SIMPANG KKA | 3 MEI 1999 | DEWANTARA ACEH UTARA

Tragedi Simpang KKA 3 Mei 1999: Kronologi, Bukti Video Peluru Tempur, dan Pencarian Keadilan

Dari Cot Murong hingga Keppres 88/1999 - Hingga Kini Belum Ada Keadilan

Tragedi Simpang KKA 3 Mei 1999 foto asli kejadian HD bersih tanpa watermark bukti video

Foto asli Tragedi Simpang KKA 3 Mei 1999 di persimpangan PT KKA Dewantara - dipulihkan ke HD, watermark @mww.mystic dihapus.

▶ VIDEO DOKUMENTASI ASLI PENEMBAKAN

Kronologis kejadian bahkan hingga video penembakan warga sipil tanpa senjata pun terdokumentasi dengan sangat jelas. Terbukti bukan peluru karet melainkan peluru senjata tempur.

Tragedi Simpang KKA adalah sebuah peristiwa pelanggaran hak asasi manusia terhadap warga Aceh yang dilakukan oleh aparat militer saat warga melakukan aksi demonstrasi damai di persimpangan jalan dekat pabrik PT Kertas Kraft Aceh (KKA) di Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Kronologi Lengkap: 30 April - 3 Mei 1999

30 April 1999 Malam: Warga Desa Cot Murong mengadakan rapat besar memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram. Rapat dianggap ceramah Gerakan Aceh Merdeka. Muncul isu seorang anggota TNI dari Satuan Rudal 001/Pulo Rungkom hilang saat pengintaian.

1-2 Mei 1999: Truk militer berputar di Cot Murong. Den Rudal 001 melakukan penyisiran rumah ke rumah, 20 warga dianiaya dan diancam tembak. Warga kirim utusan, komandan TNI berjanji tidak akan kembali ke desa.

3 Mei 1999 Pagi: 4 truk TNI melanggar janji datang lagi. Warga demo di Simpang KKA memprotes penganiayaan. Demo damai dibalas tembakan brutal oleh TNI Den Rudal 001/Lilawangsa bersama Yonif 113/Jaya Sakti. Tembakan juga ke rumah penduduk.

Bukti Video: Peluru Tempur Bukan Peluru Karet

Video Penembakan Warga Sipil Tanpa Senjata Terdokumentasi Jelas

Kronologis kejadian bahkan hingga video penembakan warga sipil tanpa senjata pun terdokumentasi dengan sangat jelas. Bahkan terbukti penembakan terhadap rakyat sipil Aceh itu bukan dengan peluru karet melainkan dengan peluru senjata tempur.

Bukti Kuat: Video dokumentasi menunjukkan penggunaan peluru tajam (live ammo) bukan karet. Diperkuat dengan 156 luka berat, 46 tewas, dan temuan selongsong peluru di lokasi. Penggunaan peluru tajam terhadap warga sipil tanpa senjata melanggar prosedur tetap pengendalian massa.

Data Korban: Versi Warga vs Komisi Independen Keppres 88/1999

Versi Warga Setempat: 46 Tewas, 156 Luka, 10 Hilang

Informasi warga setempat 46 orang warga sipil terbunuh. 156 lainnya mengalami cedera luka akibat terkena tembakan tentara Republik Indonesia dan 10 orang hilang tak diketahui kemana rimbanya. Tujuh dari korban tewas adalah anak-anak.

Versi Komisi Independen Tahun 2000 (Keppres No.88/1999)

Tahun 2000, telah dilakukan penyelidikan oleh Komisi Independen Pengusutan Tindak Kekerasan di Aceh yang dibentuk melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 88/1999. Dalam laporannya menyebutkan: 39 warga sipil tewas termasuk seorang anak berusia 7 tahun, 156 sipil mengalami luka tembak, 10 warga sipil dinyatakan hilang.

46

Tewas (Warga)

7 anak-anak

156

Luka Tembak

Peluru tempur

10

Hilang

Tak diketahui

Hingga Kini Belum Ada Keadilan

Pangdam I Bukit Barisan dan Danrem 011 Lilawangsa Sebagai Penanggung Jawab

Meskipun pelaku dan komandan serdadu saat kejadian itu diketahui, sampai sekarang belum ada pelaku yang ditangkap dan diadili. Komnas HAM menetapkan Pangdam I/Bukit Barisan sebagai komandan pembuat kebijakan dan Danrem 011/Lilawangsa sebagai komandan berwenang kontrol efektif dengan pelanggaran pembunuhan 23 orang dan penganiayaan 30 orang sebagai kejahatan kemanusiaan.

Pihak korban kasus pelanggaran HAM Simpang KKA hingga saat ini belum mendapatkan keadilan. Pelaku masih bebas berkeliaran. Demikian juga dengan pelakunya masih bebas berkeliaran sampai menikmati hasil dari darah yang ditumpahkannya.

Monumen Peringatan Simpang KKA

"Untuk Mengenang 52 Korban Sipil Yang Gugur - Kami Tak Lupakan - Keadilan • Kemanusiaan • Damai"

© 1986 | Sejarah Aceh - Tragedi Simpang KKA 3 Mei 1999 - Kronologi, Video Bukti & Keppres 88/1999

Post a Comment

Previous Post Next Post